Kuliah Tamu Lab.Pengolahan Material dan Mineral

KULIAH TAMU

JTMM FTI-ITS, setelah diterapkannya UU Minerba No.4 Tahun 2009, maka akan banyak didirikan pabrik pengolahan (smelter). Hal tersebut mengharuskan JTMM FTI-ITS untuk mempersiapkan lulusannya agar dapat menjawab tantangan nasional tersebut. Oleh karenanya, JTMM FTI-ITS mengadakan kuliah tamu metalurgi ekstraksi dengan tema “Top Submerged Lance (TSL) Smelting Process” pada tanggal 25 April 2016. Pada kuliah tamu tersebut, pembicara yang diundang oleh JTMM berasal dari Outotec , Australia. Pembicara pada kuliah tamu tersebut antara lain :

  1. Bapak Jackey Sjam – Commercial Product Manager Outotec
  2. Bapak Ross Baldock – Manager Process TSL Smelting

Acara dibuka oleh Bapak Sungging Pintowantoro, Ph.D. Kemudian, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Ross Baldock. Materi yang disampaikan pada kuliah tamu ini ialah mengenai proses smelting menggunakan Top Submerged Lance (TSL) furnace. Pada proses TSL ini, pembakaran atau oksidasi dilakukan dengan memanfaatkan lance. Pada lance tersebut terdapat beberapa intake, seperti udara, oksigen, fuel dan udara selubung pendingin. Kelebihan dari TSL process ini ialah minim biaya investasi, hampir semua ore bisa diolah baik ore yang diolah melalui mekanisme oksidasi ataupun reduksi serta kinetika reaksi yang berjalan dengan cepat karena adanya agitasi yang cukup tinggi. Akan tetapi, TSL furnace ini juga memiliki kelemahan yaitu tererosinya dinding refraktori karena adanya agitasi tadi. TSL ini saat ini dapat digunakan untuk proses smelting ore tembaga, besi, timbal, timah, limbah timbal dan limbah tembaga. Setelah materi yang disampaikan oleh Bapak Ross, Bapak Jackey menambahkan bahwa sebagai insinyur metalurgi, maka tantangan kedepan semakin berat karena akan dituntut untuk berinovasi dalam penghematan energi, ramah lingkungan, dan kontrol kualitas proses.  Setelah sesi materi dan tanya jawab selesai, acar kemudian ditutup oleh Bapak Sungging Pintowantoro, Ph.D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *